TUBUH Darrel menegang kala sang istri mempertanyakan soal Tara. Namun pria itu langsung buru-buru mengendalikan keterkejutan. Mengambil ponselnya kembali yang tergelincir di lantai, kemudian memeriksanya. Beruntungnya ponsel tersebut masih baik-baik saja. Lantas, Darrel menggerakkan kakinya memapak sang istri. "Apa maksudmu, Disha?" tanyanya mencoba polos. "Tadi aku dengar kau menyebut kata Tara. Jadi, aku iseng saja tanya. Hehehe," jawab Disha sembari terkekeh. Darrel menarik napasnya—lega. Bersyukur bahwa istrinya tidak mendengar terlalu jauh percakapannya dengan sang selingkuhan. Bersyukur pula istrinya itu tidak melihat ekspresi keterkejutannya. Hanya saja, Emine yang menyaksikan gelagat Darrel tadi. "Bibi Emine, kau boleh ke kamarmu istirahat sekarang!" pinta Darrel dengan suar

