Semenjak salah seorang sobatku, Ahmad, balik kampung dengan ortunya, aku kehilangan kontak dengannya. Begitu juga dengan Edo. Akupun akhirnya pindah ke sebuah kontrakan yang lokasinya lumayan jauh dari kampusku. Waktu itu untuk pergi ke kampus aku harus menumpang angkot sebanyak 2 kali berpindah angkot. Ya lumayan jauh kan. Paling tidak aku bisa menjauh tuk sementara dari sahabat-sahabat lama dan sejenak melupakan kenangan bersama Ahmad dan Edo. Kontrakan kali ini aku patungan bayarnya, bersama kedua sahabat masa SMA ku. Mereka adalah Aco dan Alex. Kami semua tidak ada yang sekampus, si Aco kuliah di UNMER dan Alex di Lembaga Pendidikan Nitro. Kontrakan kami letaknya di tengah pemukiman warga, karena kebetulan dapat yang termurah disitu, selain itu dekat masjid dan warung makan juga. Sun

