Teror Online

2192 Kata

“VIRAAAAAAA, bangun nak … ” jeritan yang cukup membuat pekak telinga, yang hampir setiap hari ku dengar di rumah. Brukk … “Aduh sakitnya buritku … kenapa nih kok aku sudah di bawah ranjang?” Sepertinya aku habis bermimpi. Semua baju, celana bahkan (maaf) sampai yang kedalam-dalamnya pun ikut basah. Mencoba mengingat kembali apa yang barusan terjadi, semua yang ada dalam mimpi tadi. Mimpi itu seperti benar-benar terjadi. Lalu ku coba pegang kakiku. Masih ada rasa dingin dan itu pun hanya sebelah kanan saja. Rasanya apa yang terjadi tadi sangat nyata. “Ah sudahlah mungkin hanya bunga tidur saja,” pikirku dengan santai. Aku lalu bangkit dan duduk diatas ranjangku.  Sementara waktu sudah menunjukkan pukul 7.30pagi. “WHAT???!!! Sudah jam 7.30,” pekikku. Setengah jam lagi aku ada jadwal kuliah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN