Kisah Cinta si Kacong

1740 Kata

Melepas penat sesaat setelah menjalankan perintah-Nya duduk di teras masjid dengan menikmati angin sepoi sepoi yang mengelilingi tubuh ini. Rasa ngantuk langsung menyelimuti saat itu juga. Mata terasa enggan bersahabat lagi untuk terbuka lebar. Beruntung saat itu ada seorang yang sepertinya tidak asing ku lihat. Ternyata benar ia adalah teman kuliahku dulu sewaktu di kota Malang. Entah angin apa yang membawa ia hingga tersesat di kotaku ini. Sudah pasti dia sangat mengenal karakter ku yang sableng bin koplak. Ingat waktu dulu sering ngerjain atau isengin teman. Ada saja kelakuan konyol yang ku buat untuk mereka, hingga buat yang melihatnya geleng geleng kepala. Kacong nama sahabat itu. Cowok asal Madura yang terlalu polos untuk mengenal wanita. Gayanya yang sok berani, sok tau mengenai g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN