“Woi bro, nama gue Dani.” Ya itu adalah nama teman baruku. Dia ngaku berasal dari jakarte. Anak gaol yang coba mendekati para penghuni senior termasuk diriku. Sekilas memang ia seperti anak borju karena memiliki tongkrongan sebuah sedan Soluna keluaran Toyota. Gayanya asik dengan ciri khas orang jakarte, lu gue lu gue katanye. Aku yang mendapat teman baru jadi ikutan latah lu gue lu gue. Dari sekian penghuni kos memang Dani paling dekat denganku. Sementara yang lain hanya sekedarnya saja mengenal cowok ini. Untung aku orangnya humble dengan siapa saja bisa nyetel. Sore itu entah mimpi apa, aku bisa dapatkan sedikit rezeki bersama Dani. Kami jalan jalan sore hanya berdua mengelilingi kota Malang yang lagi cerah cerahnya sore itu. Hingga keliling tak tentu arah, membuat kami bosan. Hingga

