30

1039 Kata

"Viona? Ngapain kesini?" "Aku habis dari Singapore, mas. Kemarin ketemu bunda dan ayah ceritain tentang Kenzo dan Tiara, jadinya kesini sekalian bawa oleh-oleh." Boy mengangkat alis mendengar kalimat Viona, pertemuan mereka tidak terkesan baik sama sekali. "Mas nggak mau nyuruh aku masuk?" Viona menyadarkan Boy yang masih diam. Boy tidak mempunyai pilihan dengan membuka pintu sebagai tanda jika memberikan ijin Viona masuk kedalam. Sebenarnya bukan pertama kali Viona kesini, tapi selama ini datang tidak pernah sendiri dan selalu ada Dona. "Kenapa tiba-tiba bawa oleh-oleh? Dalam rangka apa?" Boy menembak langsung setelah Viona duduk. "Siapa, Boy?" Suara teriakan dari dalam diikuti beberapa langkah mendekat, Viona mengalihkan pandangan dimana wanita yang wajahnya masih terlihat muda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN