Mengambil Hati Arya

1830 Kata

“Wah, Arya bener-benar udah punya mama,” ujar teman-teman Arya saat mereka berbaris dan menunggu guru memanggil nama mereka yang sudah dijemput oleh penjemputnya. Arya nampak begitu bangga dengan ucapan teman-temannya. Dia bisa memamerkan bahwa dia pun juga dijemput oleh ibu. Arya berlari mendekati Caca lalu memeluk kaki gadis itu seperti yang dilakukan oleh teman-temannya. Hatinya sangat gembira. Caca merasa trenyuh akan hal itu, dia pun memeluk Arya lalu mengajaknya masuk ke mobil yang dikendarai oleh Pak Odi, asisten Satria. “Kak Caca! Arya senang sekali hari ini! Semua teman-teman Arya akhirnya nggak ngejek Arya lagi!” jerit anak itu senang. Dia melepaskan tasnya lalu meletakkannya di pangkuan Caca. Odi melirik ke spion, melihat wajah Caca yang begitu dipuji-puji oleh Arya. Sudut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN