Di tempat terpisah, Marcel dan Denis tengah berada di sebuah kafe yang berada di kota Bekasi. Saat itu, mereka sedang menemui seorang klien dari perusahaan tempat kerja Denis, pada saat itu ia sengaja meminta Marcel untuk menemaninya. "Bersyukurlah, mereka mau bekerja sama denganku," desis Denis merasa lega karena klien yang baru saja bertemu dengan dirinya menyepakati kerjasama yang ia tawarkan. "Apa kau yakin, mereka memiliki bisnis yang sehat?" tanya Marcel lirih. Denis mengerutkan keningnya. Sesuatu bergetar di dalam dirinya. Bahkan ia pun bertanya kepada diri sendiri, “Apakah benar yang dimaksud oleh Marcel. Sepertinya, ia paham dengan urusan bisnis seperti ini?" Kemudian, Denis menarik napas dalam-dalam, dan menjawab pertanyaan dari sahabatnya itu, "Entahlah, aku tidak peduli den

