Marcel hanya diam mengamati perubahan sikap dalam diri sahabatnya itu, yang tiba-tiba berubah cemas. Lalu, Andri pun kembali berkata sedikit memberikan alasan kenapa ia sampai menghajar ketiga orang itu, "Aku rasa, aku hanya ingin melindungi kekasihmu saja, Cel. Dan aku tidak bermaksud hendak bermusuhan dengan mereka." Marcel tersenyum sambil menepuk pundak Andri, seraya berkata, "Sudahlah, tidak usah kamu pikirkan! Mau bagaimana lagi, semua sudah terjadi, yang penting Alexa selamat dan kamu juga selamat!" "Iya, Cel. Tapi, ada persoalan besar yang akan aku hadapi di kemudian hari. Mereka pasti akan memburuku," kata Andri merasa khawatir. "Masalah itu kita pikirkan nanti saja!" Marcel bangkit dari duduknya, dan langsung melangkah menuju ke ruang dapur hendak membuatkan kopi untuk sahaba

