Beberapa saat kemudian, Tuan Tau Chun Ho dan para pengawalnya sudah keluar dari restoran tersebut, dan mereka pun langsung masuk ke dalam mobil untuk segera berangkat ke kota Bogor dalam rangka kunjungan sang tuan besar ke proyek pembangunan pabrik yang tengah berjalan di kota Bogor. Saat itu, Tuan Tau Chun Ho ingin bertemu langsung dengan pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan pabriknya itu, sekaligus ingin membahasa tentang keamanan proyek yang akhir-akhir ini selalu mendapatkan gangguan teror dari para kelompok preman yang ada di kota tersebut. "Itu mereka sudah jalan. Kita ikuti, Den!" kata Marcel lirih. Dua bola matanya terus mengamati pergerakan laju kendaraan dari rombongan Tuan Tau Chun Ho. "Iya, Cel." Denis pun langsung melajukan mobilnya keluar dari halaman parkir resto

