Tindakan Denis sontak memancing kemarahan dari dua pria tidak dikenal itu. Sehingga mereka pun langsung memburu Denis dengan pukulan dan tendangan bertubi-tubi. Alhasil, Denis pun terjatuh. Ia tidak dapat menghindari derasnya serangan dari kedua orang pria bertubuh kekar itu. "Hanya itu kemampuanmu dalam bertarung, Anak muda!" ucap pria itu sambil tersenyum sinis melangkah mengitari Denis yang sudah terjatuh. Denis menyeka darah yang mengalir di ujung bibirnya, dengan sorot mata tajamnya ia terus menatap wajah dua pria tersebut yang berdiri angkuh di hadapannya. “Menyerahlah, Anak muda! Supaya kami mempunyai sedikit belas kasihan terhadapmu," kata salah seorang dari mereka. Mendengar perkataan tersebut, maka Denis pun mulai bangkit kembali, dan membentak keras penuh amarah, “Apakah bel

