Satu Minggu sudah berlalu, semenjak Veanna meninggalkan coffee shop sore itu, hari-harinya kembali dipenuhi sebagai publik figur. Jadwal pemotretan, rapat dengan beberapa brand, hingga rekaman lagu baru sehingga membuat aktivitas Veanna cukup padat. Namun, di sela-sela kesibukannya itu ada satu kebiasaan yang wanita itu lakukan tanpa sadar. Yaitu, hampir setiap hari wanita itu menyempatkan diri pergi ke apartemen Christopher. Terkadang ketika semua pekerjaan selesai, kadang juga dia harus mencuri waktu di siang hari. Anak kunci yang diberikan pria itu selalu dia bawa kemanapun dia pergi. Tapi sayangnya ketika wanita itu datang ke apartemen tidak pernah ada sosok pria yang selama ini mengisi hari-harinya. Awalnya Veanna berpikir jika pria itu tengah sibuk, atau mungkin ada pekerjaan lainnya

