Mereka tiba kembali di kediamannya, Jane melangkah masuk terlebih dulu dan kaget karena mendapati kamarnya berubah susunan. "Ga!" Panggil Jane yang setengah berteriak. "Iya ... Kamu bisa gak teriak?" Arga berjalan kearah sumber suara, dikamar Jane lebih tepatnya. "Ini kamu ganti ya?" Jane terperangah tak percaya. "Iya, memang kenapa?" Jawab Arga datar. "Terus kamar mandinya juga?" "Itu yang paling utama, karena kamu jatuh disana. Kamar kamu aku pasanag connecting door-nya biar aku bisa langsung kekamar kamu." Jawab Arga. "Ya tetep gak bisa dong kan kita ada privasi masing-masing." Jane menolak secara halus. "Aku gak mau kejadian lagi seperti kemarin. Beruntung aku cepet dateng, lah kalo nggak masa iya besoknya muncul diberita ..." "Udah udah udah! Berisik! Mau nyumpahin istri?"

