"Karena dia orangnya." Gumam Jane pelan. "What?!" Ucap Shera dan Clara berbarengan. "Ya ... dia orangnya." Ucap Jane pada kedua sahabatnya sambil tersenyum. Mungkin saat ini arti dari senyum itu adalah senyum yang menyakitkan. Bayangan Jane saat ini kembali ke sepuluh tahun yang lalu, saat dimana salju menutupi kota New York. *Flash Back* Columbia University, tempat dimana mata Jane menangkap bayangan Arga, mengaguminya? Tentu saja! Tapi saat itu, keadaannya tidak boleh memikirkan hal lain selain belajar, jika hal lain yang membuatnya tidak fokus maka hasilnya akan sangat buruk. Jane selalu menghabiskan waktu di ruang perpustakaan atau hanya berdiam dirumah dan membaca bukunya, karena semua demi beasiswa yang dijaganya sampai mati ini dia harus tetap pada tujuannya. Menyelesaikan stu

