Arga menjalankan mobilnya, Jane hanya terus memerhatikan suaminya. "Lama-lama kalau gini terus entar kalo cinta mati sama aku, aku gak bakalan tanggung jawab loh Jane." Arga menyadari bahwa saat ini dia sedang diperhatikan oleh istrinya. "Haha! Aku gak minta pertanggungjawabanmu. Masalah hatiku biar aku yang menyelesaikannya." Jane berkata sambil tertawa seolah dia tidak akan sakit hati nantinya, Jane punya prinsip kalau nanti urusan nanti sekarang nikmati saja apa yang sedang terjadi, momen seperti ini harus benar-benar diresapi setiap detiknya. "Sekarang kau bisa bilang begitu padaku, nanti kalau kau nangis-nangis gimana?" Arga bicara dengan pandangan yang masih konsentrasi untuk menyetir. "Loh bukannya aku sudah sering nangis beberapa hari ini, bahkan aku juga memakimu sampai akhirn

