Jane sudah kembali kekamar, tapi Arga langsung meninggalkannya karena ada yang harus dia kerjakan. Sebelum Arga keluar, Jane diingatkan untuk meminum obatnya. Jika sudah terjadi hal seperti ini, bagaimana mungkin Jane tidak makin menyintai suami kontraknya. Dia bahkan sangat perhatian sekali, seolah-olah hubungan ini benar karena kata cinta. Jane masih menyentuh bibirnya sambil tersenyum memikirkan kejadian barusan. Persetan dengan beberapa orang yang melihat kejadian tadi. Bukankah dia adalah istri dari bos mereka? Duduk dimeja menghadap keluar dengan pemandangan alam hijau yang menyejukkan mata ini, membuat Jane memiliki ide untuk menulis hal-hal yang lebih romantis. Dengan cepat dia membawa laptopnya dan menuangkan segala sesuatu yang bersarang di kepalanya. Jane mengetik sambil terse

