Iko melangkah dengan kaki diseret sambil memanggul tas ranselnya yang terasa ber ton-ton beratnya. "Sudah pulang mas?" sapa bik Tinah menyambut anak majikannya sambil membantu membawakan tas Iko. "Mama sudah pulang Bik?" tanya Iko yang mulai melepas kancing-kancing baju seragam coklat seraya duduk di kursi makan. "Belum, mas. Mungkin nanti malam baru sampai rumah," jawab Bi Tinah. "Mbak Sila udah sembuh?" Iko meneguk air dingin yang disajikan bik Tinah sambil mengingat kemarin kakaknya sedang tidak enak badan. "Sepertinya sudah, tadi ada temannya yang jenguk di kamar." "Temen laki apa perempuan?" "Laki-laki mas, yang dari beberapa hari lalu suka jemputin mbak Sila ke kantor." Selesai meneguk minumannya, Iko segera melangkah menuju kamarnya. Rasa lelah dan bau yang mendera tubuhnya

