Rencana

2141 Kata

"Kamu bilang kalau semua akan dilakukan sesuai skenario!" Ia tentu saja memgamuk. Tubuhnya kesakitan sejak hari live streaming itu. Walau ya sudah diobati. Beberapa dokter didatangkan terutama untuk mengecek lebam-lebam yang ia dapatkan. Karena ia benar-benar disiksa oleh aktor yang satunya. El datang ke kamarnya hanya untuk mengecek keadaannya. "Aku adalah bosnya di sini." Ranee mendengus. Ia jelas marah lah. Ia merasa dipermainkan sekejam ini. Harusnya ia tak percaya sejak awal. Yeah memangnya El bisa dipercaya? "Aku tidak mau lagi melakukan hal semacam itu!" Itu ancaman. Tapi El mana takut? "You have no choice. Aku tak pernah memberikanmu pilihan. Aku hanya akan memberitahumu minggu depan, kamu akan mulai melayani beberapa lelaki. Mereka sudah membayarmu begitu tinggi. Namun jang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN