Karan berjalan di depan sebagai penunjuk arah. Kali ini hanya Rama yang bergerak untuk mengikuti pemuda itu. Anggota regu penjemput dari jauh melihat dua orang itu berjalan lebih ke tengah hutan daripada menuju arah tebing. Saat itu koordinator tim keamanan gubernur itu langsung sadar, kalau mereka telah teperdaya dengan informasi awal. Rama bisa merasakan aura yang berbeda saat mereka hampir mendekati semak belukar yang menutupi sejenis bungkusan karung yang tergeletak di atas tanah. Aroma yang tentu saja semakin menyengat, karena bau bangkai itu tidak mungkin bisa disembunyikan. Rama hanya agak heran karena dari tempat mereka berdiri sebelumnya, tidak tercium bau tersebut. Hanya saat mereka sudah dekat, barulah semakin terasa kuat dan merasuk dalam indra penciuman mereka. “Silak

