Dugaan Tessa

1077 Kata

Dua hari setelah hilangnya Sheela karena tidak pulang ke mansion, mulai tersebar di media. Zevho sudah bersiap untuk tidur ketika pintu kamarnya digedor dengan keras dari luar. Harusnya bukan salah satu tamu yang ingin diramal, karena jelas telah melewati jam kerja. Tapi, ketukan yang terdengar begitu mendesak sehingga Zevho tidak bisa abai begitu saja. Meski agak malas, tapi ia bangun juga dari rebahannya. Hanya selimut yang ia lingkarkan ke tubuhnya sekaligus menudungi kepalanya untuk menerima tamu yang datang. Tapi, Zevho masih mengintip dahulu dan lega. “Ada apa, Nyonya?” tanya Zevho begitu pintu sudah terkuak. “Ayo, ke atas. Ada berita yang tentunya kamu tidak akan lewatkan jika tahu tajuknya. Jangan terlalu lama!” Tessa berkata sambil setengah berbalik untuk kembali ke rumah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN