Vera mulai merasa lega karena Karan sudah paham beberapa langkah pelaporan dan analisa sederhana untuk bisa melengkapi bagian tertentu. Memang Karan tidak sekolah khusus untuk beberapa hal sehingga Vera perlu membimbingnya dari keterampilan sangat dasar sekali. Dua bulan sudah berlalu dan semuanya berjalan cukup lancar. Vera menatap pemuda yang sedang berkutat dengan kertas-kertas laporan keuangan yang ia perlu periksa, satu per satu. “Karan, apakah kamu sudah pernah jalan-jalan ke kota?” “Nyonya, saya tidak berani berharap. Mungkin, suatu saat nanti.” “Sudah berapa lama kamu bekerja di sini?” “Sudah hampir lima belas tahun, Nyonya. Sejak usia saya dua belas.” “Tutup semua dokumen itu dan ayo, temani aku!” Vera sudah berdiri dari tempatnya duduk. Mereka memang ada di ruang kerja G

