Bab 27: Takdir Kita Berbeda

943 Kata

BAB 27: Takdir Kita Berbeda Aku mencitainya, sangat. Tapi aku sadar, menentang takdir juga bukan pilihan yang baik. *** Dua insan yang masih merasakan kebahagiaan itu saling melemparkan senyum yang berbeda dari biasanya. Sang wanita menatap sang laki-laki dengan malu-malu, sedangkan sang lelaki menatapnya dengan tatapan cinta. “Terima kasih, Sayang,” ucap sang lelaki dan langsung memeluk erat sang wanita. Sang wanita hanya bisa tersenyum haru karena melihat cincin di jari manis yang dipasang kan oleh sang lelaki, dirinya tak mampu mengeluarkan satu kata pun karena rasa bahagia dan haru yang luar biasa. Lelaki yang sangat dicintai dan disayang itu melamarnya di atas bukit, menjadikan bintang dan bulan sebagai saksi bisu sebuah kemajuan dalam hubungan mereka. Lelaki itu menggenggam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN