Thank You

312 Kata
Setelah 2 minggu nathan menjadi bagian dari murid kelas XII.A dan secepat itu juga kabar ketampanannya sudah sampai ke saisi sekolah. Nathan menjadi incaran para perempuan di sekolahnya. Lytha berpapasan dengan Nathan. Dia tersenyum ramah seperti biasa namun nathan juga seperti biasanya berlalu dengan dinginnya. Kalau bukan karena pesan ibunya yang berkata bahwa tidak boleh membalas kejahatan dengan kejahatan, lytha sudah pasti sudah tidak mau lagi tersenyum saat berpapasan. Hari ini mood Lytha buruk sekali dimulai dengan pertemuannya dengan nathan di koridor dan anak-anak yang mulai mengerjai Lytha seperti biasanya. Menyandung kakinya dan beralasan tidak sengaja, menempelkan permen karet pada roknya dan kali ini bajunya basah akibat seseorang menabrak lytha yang sedang membawa nampan makan siangnya. "Dasar menyebalkan, kenapa sih orang-orang kaya itu" Lytha memasuki toilet dan berdiri didepan cermin dekat wastafel. Hendak membuka seragamnya untuk membilas noda tersebut pada wastafel, saat ingin membuka kancing ketiga, seseorang memegang pundakku dan membawaku tiba-tiba keluar dari toilet menuju kelas kosong yang tak jauh dari toilet. Saat meninggalkan toilet kudengar teriakan para lelaki "huuuuu, ga seru lo. ganggu aja" "lepasin, kenapa lagi sih. masih belum cukup kalian orang-orang kaya bersikap seenaknya padaku. aku juga manusia, punya hati, punya............................." lytha berkata berkata tanpa henti meluapkan amarahnya.  "Are you finish" Nathan membuka suaranya saat lytha selesai meluapkan emosinya "Lo tadi masuk toilet laki-laki"  "yang bener?" Lytha melotot kaget "lo ga denger tadi orang-orang nyorakin gw saat bawa lo pergi, karena gw ngeganggu kesenangan mereka" nathan memasukkan tangannya ke saku celana dan meninggalkan kelas kosong itu dengan lytha yang terdiam mematung. 'aduh bagaimana ini, apa dia nanti jadi membenci aku. bagaimana jika dia ikut-ikutan menganiaya aku karena kebenciannya. bagaimana.....bagaimana.....' pikiran itu terus berkecamuk sampai bel selesai istirahat berbunyi menyadarkan lytha dari lamunannya. KRIIIIIIIIING......bel tanda sekolah hari ini berakhir "nath...nathan...terima kasih" ucap lytha saat dia dapat mendahului nathan dan berhadapan muka dengan lelaki itu "hm" nathan berlalu menuju mobilnya
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN