Berdasarkan pemeriksaan, tidak ada kemajuan pada kondisi Ibu Lyta. Sebaiknya bapak segera membicarakan hal ini pada istri bapak, semakin cepat tindakan dilakukan semakin baik. Sudah tiga hari Lytha dirawat dan dokter menunggu keputusan yang akan aku ambil paling lambat hari minggu. Aku tidak tahu harus memulai dari mana, aku merasa bersalah karena kondisi ini adalah akibat dari aborsi yang dia lakukan pada kehamilan pertamanya. Sungguh aku putus asa akan keadaanku, apakah ini karma karena kesalahanku. Tapi bukankah tidak adil bagi Lytha. Aku masuk ke ruangan istriku, dia semakin lemah dan sering merasakan sakit pada perutnya. Dia tampak tegar tapi aku tahu dia hanya sedang berusaha tegar ditengah kerapuhan dirinya. "Beib, ada yang harus aku bicarakan" aku putuskan harus membicarakan ini

