“Maaf, kami tidak akan menjawab pertanyaan apapun juga!” Tegas Tabah dingin. Tabah memerintahkan kepada petugas keamanannya untuk mengusir wartawan tersebut. Para wartawan itu pun dengan terpaksa meninggalkan areal gedung kantor Tabah. Namun, mereka berjanji akan datang lagi untuk meminta pernyataan dari Tabah. “Tolong antarkan kekasihku ke apartemen!” Perintah Tabah kepada sopir pribadinya. “Baik, Tuan!” sahut Joko. Ucapan Tabah kepada sopirnya sontak saja membuat anggota tim yang berada dekat dengannya menjadi terkejut. Mereka semua hadir ketika Tabah dan Clara mengadakan pesta pernikahan mereka. Dan sekarang dengan jelas bos mereka mengatakan, kalau wanita yang sedang bersama dengannya ini adalah kekasihnya. Desi tersenyum senang Tabah tidak sungkan menyebut dirinya kekasih. Dici

