Malam itu, gue sudah berniat untuk bangun di malam hari. Menjalankan salat istikharah adalah jalan paling baik untuk menyelesaikan masalah hati yang tak kunjung usai. Pertanyaan Marcel hari itu terus terngiang dalam benak. Khitbah duluan? Tidak mungkin dia, kan. Gue tak bisa berhenti memikirkannya. Bagaimana jika benar dia yang ingin mengkhitbah? Marcel? Tidak mungkin. Kenapa jadi begini Ya Allah. Tangan ini menadah lemah meminta petunjuk dan jawaban. Berharap sesuatu yang baik lah yang akan menjadi akhir cerita ini. Terlepas dari siapa orangnya, sebab yang paling penting adalah siapa yang bersungguh-sungguh karena Allah. "Ya Allah, aku tak pernah tau akhir penantian ini seperti apa. Namun aku selalu berharap hal baik lah yang akan menjadi akhir. Aku tidak tahu bagaimana kabarnya, aku

