"Cepet banget move on nya," ucap Kak Ari yang merasa kalau tebakannya benar. Marcel menarik napasnya, dalam. "Mungkin ini salah satu jalan untuk menyelamatkan hati yang terus terbelenggu." Pemuda itu menghentikan sejenak kalimatnya. "Nandira gak pernah coba membuka hatinya untuk siapa-siapa lagi selain Glen. Gue tau gimana rasanya ada di posisi itu. Gue juga udah ngerasainnya selama bertahun-tahun, Kak. "Dan sekarang rasanya lebih menyakitkan mendengar kabar tentang orang yang dicintai sudah menemukan orang lain. Gue harap hal itu gak pernah terjadi sama Nandira." Marcel memang selalu memerhatikan gadis itu, yang sering terdiam memikirkan hati di ujung sana. Nandira tak pernah tahu apa yang terjadi pada Glen di sana. Tak ada kabar satu pun yang dia dapat dari pria itu secara langsun

