Kisah Sanggara - 15

890 Kata
Apa yang terjadi kepada arra bukanlah suatu hal yang seperti di pikirkan oleh gara. Karena dari cerita yang sudah di jelaskan arra kepada gara tak menutup kemungkinan jika yang menyerang arra saat itu memang lah manusia. Namun di dalam pikiran gara masih terbesit siapa yang sudah dengan begitu tega nya membuat arra mengalami sesuatu yang sangat menyedihkan. Bahkan luka nya pun membutuhkan waktu yang cukup lama agar bisa kembali pada kulit semula nya. Beberapa hari ini gara berpikir untuk membongkar siapa dalang dari kejadian yang sudah menimpa arra , Namun sayang nya arra lebih awal menolak untuk membongkar kejadian yang sudah menimpa nya dan arra pun bisa membaca pikiran gara. Sebab arra selalu tau apa yang sudah gara rencana kan , Dan setelah kejadian yang menimpa arra kini gara lebih over protektif kepada arra meskipun sebenar nya antara dirinya dan juga arra tak memiliki hubungan yang bisa di bilang serius. Namun perasaan gara sama sekali tak bisa melepaskan arra untuk kembali pada  aktifitas keseharian nya. Bahkan saat ini arra tinggal di rumah gara dengan pengawasan beberapa cctv yang memang sengaja di pasang oleh gara. Gara sendiri saat ini sedang berada di kantor dan ia pun terlihat  begitu biasa-biasa saja dan tak menceritakan apa yang sudah terjadi kepada arra kepada jimmy sahabatnya. Dan ketika gara sedang melangkahkan kaki nya untuk menuju ke ruangan pak carlie , Langkah nya terhalang oleh jimmy dan dengan rasa malas nya gara pun menghentikan langkah nya untuk sejenak meladeni ocehan jimmy. “ perempuan mu beberapa hari ini gak kelihatan gaa. “ Kata jimmy yang kemudian membuat satu pasang netra mengarah kepaa dirinya dan juga gara yang sedang terlihat bingung dengan ucapan jimmy. Gara sendiri berlagak bingung menanggapi apa yang di katakana oleh jimmy , padahal gara sangat paham dengan apa yang di maksud oleh jimmy saat ini. Dan jimmy hanya mengangguk-anggukkan kepala nya saja ketika menanggapi jawaban gara yang ternyata sama sekali mengecohkan pertanyaan jimmy kepada nya. “ aku malah gak tau sama sekali jimm , Sudah lama aku tak berkomunikasi dengan arra. “ Alibi gara , Dan seketika jimmy pun percaya dengan apa yang di katakan oleh gara. Kemudian gara melanjutkan langkah nya mrnuju ke ruangan kantor pak carlie ketika agra melewati luna , Seketika ia mengarahkan lirikan nya kepada luna hingga membuatnya menggidik ngeri dengan tatapan yang juga baru pertama kali ini luna dapatkan selama bersama dengan gara. Luna sadar jika apa yang di lakkukan nya adalah sebuah kesalahan besar , Dan ia pun juga sampai membuat orang lain celaka karena suatu hal yang sudah ia rencanakan. Luna memanglah yang mengutus beberapa orang untuk menyerang  arra dan ternyata apa yang di lakukan orang-orang suruhan luna begitu sangat kejam. Luna sendoro pun terkejut dengan apa yang terjadi saat itu , sebab luna juga ada di dalam tempat kejadian terjadi. Tak lama kemudian terlihat gara yang kembali dari ruangan pak carlie menuju ke ruangan nya , Nammun kali ini ia tak memandang luna dengan pandangan yang seperti saat tadi ia pergi. Jimmy sangat meerasa jika sikap gara selama ini memang sedikit aneh , gara lebih memilih untuk berdiam dan tak seperti biasanya. Langkah jimmy pun tertuju kearah meja luna dan sang empunya hanya terlihat memutar bola matanya malas. “ gara kenapa sih lun , kamu tau gak? “ tanya jimmy heran. “ mana aku tau , Bukan nya kamu sahabatnya. “ Jawab luna ketus. “ apa hubungan nya sama sahabat coba , Aku tuh heran aja sama gara , kenapa ia lebih menjadi seorang pendiam. Apa ada sangkut pautnya dengan kekasih nya itu , karena sudah beberapa hari juga itu si pelayan restoran depan tidak masuk. Dan teman-teman nya pun juga tak memberikan jawaban yang pasti. “ Jelas jimmy yang juga menjelaskan apa yang sedang ia pikirkan , Namun luna hanya melengos saja sebab apa yang ada di dalam pikiran luna saat ini hanyalah suatu ketakutan yang begitu mendalam. Ia takut jika gara tahu apa yang sudah ia perbuat kepada arra , Tapi jika memang itu semua bener pastinya gara akan segera memproses semua ini. Namun sampai sekarang gara sendiri pun tak menunjukkan tanda-tanda jika ia mengetahui sesuatu tentang kejadian malam itu. Karena luna pun tak tahu dimana keberadaan arra saat ini. Masih terbesit rasa syukur di dalam hati luna ketika mendapati tetangga arra yang mau menolong arra dan segera membawa nya ke rumah sakit terdekat. Karena jika tidak , pasti sudah terjadi hal yang tidak-tidak kepada arra dan tentu saja gara tak akan pernah memaafkan luna tentang kejadian itu. Perasaan luna sendiri masih di buat bingung dalam mengartikan sorot pandangan gara , ia benar-benar sangat takut jika dirinya akan mendekam di balik jeruji besi. Kemudian terlihat lagi gara yang keluar dari ruangan nya dengan suasana dan tatapan yang sangat menakutkan sekali. “ kemana? “ Tanya jimmy. “ pulang. “ “ kenapa? “ “ gak enak badan , Kalian free hari ini dan tidak ada arsip dan dakumen yang harus dikerjakan. “ Jelas gara pada semua karyawan yang ada di bawah naungan gara. “ dan , Tetap jaga kesehatan kalian ya. “ “ saya pamit dulu. “ Kata gara kepada karyawan nya. “ aku duluan ya jimm. “ Timpa gara lagi dengan menepuk pundak jimmy dan kemudian sang empunya pun hanya menanggapinya dengan anggukkan untuk mengiyakan perkataan gara. Pandangan luna saat ini pun masih melekat menatapi punggung gara yang semakin lama semakin menghilang.       _             Bersambung            _
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN