“semua begitu terasa nyata ed, aku takut dengan apa yang terjadi kali ini,” “akhirnya, saat ini benar-benar waktunya gaa, kamu sudah harus tau siapa dia,” *** Edward sedang memandangi wajah gara yang masih sayu dalam lamunanya, dia mencoba menyusuri pikiran gara tanpa celah untuk mencari tahu penyebab yang menjadi alasan gara menjadi seperti saat ini, seketika wajah edward berubah ketika dia mulai tak mendapati apapun dan hanya ruang kosong yang gelap. Alisnya pun mengerut saat ada satu titik cahaya yang perlahan masuk dari sudut ruang kosong itu, semakin lama semakin dekat namun dengan bentuk yang sama, dan entah mengapa semua itu membuat jantung edward berdebar lebih kencang dari biasanya. “apa yang kamu lihat edd?” tanya shyam dengan memberikan tiga gelas exspreso, edward mengarahk
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


