Kisah Sanggara - 131

1053 Kata

“Entah semua itu nantinya akan menjadi kebenaran atau hanya celah saja bagi beberapa sosok yang akan mengambil jiwa mu, persiapkan lah dirimu tanpa campur tangan orang lain.“ Suara gemuruh itu seperti tanda nyata yang membangunkan tidur gara yang nampak tak tenang, bulir keringat pun sudah membasahi dahi serta tubuhnya bahkan gara pun juga menyadari jika nafasnya begitu menggebu di iringi dengan debaran jantungnya yang sangat cepat, gara mengarahkan pandangannya pada jam dinding yang menunjukkan sudah pukul 3 dini hari, apa yang di mimpikan seperti kenyataan yang terpampang nyata pada matanya. Gara sendiri tidak pernah mengenal sosok yang beberapa kali hadir pada mimpinya dan selalu mengatakan hal yang sama, rasanya seperti ada sesuatu yang berat akan terjadi kepada dirinya karena dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN