Part 77

1673 Kata

Setelah mengantarkan Rendi hingga ke halaman depan, menunggu hingga mobilnya hilang dari jangkauan mata atas perintah Ridwan, Fitri pun dengan segera melangkahkan kakinya menuju kamar tidurnya. Lelah bekerja seharian, ditambah lagi tekanan batin yang juga ia rasakan seharian, bahkan sampai malam akibat selalu berurusan dengan laki-laki menyebalkan itu membuat Fitri tak ingin menunda-nunda lagi untuk segera beristirahat. Tentunya, setelah ia membersihkan diri dan melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim yaitu melaksanakan shalat isya. Setelah berdoa, mengucap syukur atas semua nikmat yang telah Sang Pencipta berikan kepadanya, Fitri melepas serta merapikan alat shalatnya ke tempat semula, kemudian mulai membaringkan diri di kasur empuk favoritnya semenjak ia mulai tinggal di rumah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN