Ucapan Dewa ternyata tidak main-main. Tepat lima belas menit setelah Dewa memberitahu Fitri bahwa akan ada seorang MUA yang datang untuk merias wajah gadis itu, seorang laki-laki yang berlaga seperti Tante-Tante mengetuk kamar Fitri, memaksa Fitri agar mau dirias olehnya. Dan ya, apa yang Dewa ucapkan kepadanya beberapa saat lalu itu ternyata benar adanya. Wajah Fitri yang semula penuh dengan luka memar, berkat tangan ajaib sang MUA dan tentunya alat make up, Fitri jadi terlihat pangling, lebih cantik daripada biasanya. Setelah berpakaian rapi dan semuanya telah pas dari ujung kepala hingga ujung kaki, Fitri pun mulai meninggalkan kamarnya, kemudian melangkahkan kakinya secara perlahan menuju ruang tamu, tempat Dewa menunggunya selama ia bersiap-siap di kamar. Saat sampai di ruang tamu,

