Part 65

1884 Kata

Disela-sela kegiatan sarapan pagi mereka, Ridwan sedari awal Fitri ikut bergabung bersamanya di ruang makan, selalu berusaha mencuri-curi pandang ke arah Fitri. Mengamati wajah Fitri dengan tatapan tajamnya, kemudian melahap satu sendok nasi goreng yang ada di piringnya. Terus begitu, sampai-sampai kegiatan itu terus berulang hingga nasi goreng di piringnya habis tak bersisa. Bagaimana dengan, Fitri? Gadis cantik itu tentu saja sangat sadar dengan apa yang Ridwan lakukan sedari tadi. Ia tahu bahwa sedari tadi ada sepasang mata nakal yang terus menerus menatap tajam ke arah wajahnya. Apakah Fitri merasa risih? Tentu saja, karena walaupun yang sedari tadi terus menerus mencuri-curi pandang ke arahnya pun adalah seorang perempuan, ia juga tetap akan merasa risih. Bukan perihal siapa-nya, tap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN