Bab 25

1192 Kata

ISTRI RAHASIA CEO 25. ** Mereka bertiga memasuki ruangan CEO dengan perasaan bergemuruh. Saat itu Ana pasrah ketika dia dipecat tapi dia juga akan menjelaskan dengan sebaiknya kalau dia tidak mengambil uang yang dimaksud oleh Margaret. Hendi sudah membuka pintu. Dia berjalan lebih dulu. Setelah dia memasuki ruangan Wildan diikuti dengan pak Rizal, Margaret dan juga Ana. Mereka sudah berdiri berjejer. Mereka bertiga menundukkan wajah, sesekali Ana melirik Bos yang membelakangi mereka semua. "Pak. Ini saya sudah memanggil Pak Rizal, Margaret serta Ana sesuai dengan perintah Bapak," kata Hendi melapor. Jantung Ana berdegup kencang, baru kali inilah dia menghadapi masalah yang tidak dilakukannya. Tetapi dia berada di posisi sulit. Bagaimanapun dia yang berstatus paling rendah di antara m

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN