bc

ISTRI RAHASIA CEO

book_age18+
601
IKUTI
2.4K
BACA
HE
arranged marriage
arrogant
boss
blue collar
bxg
lighthearted
city
cheating
like
intro-logo
Uraian

"Aku tak pernah mencintaimu, Ana. Aku juga terpaksa menikahimu."

Lelaki bernama Wildan berkacak pinggang dengan arogan menatap Ana yang baru sehari menjadi istrinya.

"Kenapa kamu menikahiku, Mas? Lebih baik kita berpisah saja!"

Aku tak bisa berpisah denganmu. Bagaimana kalau kamu jadi istri rahasiaku saja!"

chap-preview
Pratinjau gratis
Bab 1
ISTRI RAHASIA CEO ** "Wildan ... maukah kamu menikah dengan Ana, wanita pilihan Papa dan Mama," kata lelaki paruh baya ke pria bernama Wildan. "Menikah, Pa?" "Ya, apalagi yang kamu tunggu, Nak. Umurmu sudah cukup. Menikahlah dengan Ana. Papa dan Mama ingin sekali kalian menikah. Please, Nak. Kami ingin cucu dari kamu." Wildan membuang napas kasar. Makan malam bersama kedua orang tuanya membuatnya tak berselera lagi makan. Apalagi dengan agenda perjodohan yang gak masuk akal. Ana? Siapa wanita yang sudah merebut hati Mama dan Papanya? Kalaupun akan menikah maka Wildan akan memilih sendiri calon istrinya. Bukan atas kemauan keluarganya. "Nak, benar. Mama juga ingin anak lelakiku menikah. Kapan lagi, Sayang. Kamu mapan dan tampan. Jangan sia-siakan pemberian Tuhan pada kamu, Nak," ucap sang Mama menyambung. Semakin Wildan tak berselera makan. Dia sengaja mengunjugi kedua orang tuanya di kampung halaman. Tapi, ya beginilah adanya. Wildan malah di suruh menikah. Wildan seorang CEO di Perusahaan yang bergerak di bidang makanan. Usaha turun temurun keluarganya. Saat sang Papa menyuruhnya meneruskan usaha, mereka pindah ke kota kelahiran mereka sementara anak mereka, Wildan tetap berada di Kota bekerja dan meneruskan usaha. Mama dan Papanya begitu percaya dengan anak lelaki mereka. Tapi, saat sang anak dekat dengan model ibukota yang tengah naik daun. Keluarganya menentang keras hubungan Wildan dengan sang kekasih. "Pa, berapa kali Wildan katakan kalau Wildan nggak akan menikah dengan wanita yang tidak Wildan cintai. Saya akan tetap menikah dengan perempuan pilihanku, jadi tolong Mama dan Papa harus yakin dan percaya kepadaku untuk memilih calon istri karena ini kehidupanku dan aku berhak menentukannya." Papa dan Mama Wildan kesal mendengar ucapan anak mereka. Memang benar apa yang dikatakan anaknya kalau mencari calon istri adalah pilihan Wildan tetapi mereka nggak setuju dengan calon istri Wildan yang seorang model. Apalagi mereka tahu sendiri seperti apa wanita itu. Bagaimana track recordnya. Mereka berdua benar-benar gak setuju hubungan anaknya ke jenjang pernikahan. Mereka ingin Wildan memiliki calon istri yang sholehah yang tidak hanya hidup di dunia saja tetapi sehidup surga di akhirat nanti. "Siapa calon istri kamu? Apakah wanita model itu?" tanya Papanya dengan nada ketus. "Nak, Mama juga paham perasaan kamu tapi kami hanya ingin yang terbaik untuk kamu," sambung mamanya. "Pa, kenapa dengan Sherly? Dia wanita yang Wildan cintai." "Tapi, Papa dan Mama gak suka, Wil. Please kamu dengarkan juga kami." "Nak, hari ini tolonglah kamu dengarkan Mama dan Papa juga karena ini demi kebaikan kamu. Temui dulu saja Ana," kata Mamanya membujuk. Wildan tak menjawab. Dia menyelesaikan makannya begitu saja. Suara sendok melenting karena Wildan sedikit membanting. Pria itu pergi begitu saja. Mama dan Papanya kecewa, anak mereka tak mau mendengarkan. . . Beberapa hari berlalu. Kesehatan Papanya menurun. Lelaki paruh baya itu bahkan tak mau makan. Sang Mama selalu menangis melihat kondisi suaminya yang terbaring lemah. Hati anak mana yang tidak bersedih melihat kondisi Papanya yang sakit. Bisa dibilang Wildan seperti sekarang ini karena dukungan dan kepercayaan penuh dari sang Papa. Papa selalu memberikan yang terbaik untuknya. Tidak pernah meminta yang aneh-aneh. Wildan selalu mendapatkan apa yang diinginkannya. Namun, Wildan merasa mengecewakan Papanya karena menolak wanita yang ingin dijodohkan dengan dirinya. Mau bagaimana lagi. Perasaan itu tidak ada, tapi kasihan juga melihat orang tuanya yang terlalu berharap. Saat Wildan datang untuk melihat kondisi Papanya. Lelaki paruh baya itu membuang muka dengan wajah pucat. Hati Wildan semakin terasa keruh. Rasa bersalah hadir atas tindakan yang menolak mentah-mentah menemui perempuan yang diinginkan orang tuanya untuk dijadikan sebagai istrinya. Wildan menghela nafas panjang dan berpikir seberapa hebat sih perempuan itu sampai begitunya bisa menaklukkan hati kedua orang tuanya. Seperti apa perempuan yang akan dijodohkan dengan dirinya? Kenapa mereka berdua ngotot sekali ingin dia segera menikah? "Pa. Maafin aku ya. Gara-gara aku menolak untuk bertemu dengan perempuan itu. Papa jadi sakit. Aku mohon Papa sehat lah jika keinginan Papa, aku bertemu dengannya dan melihat dia maka aku akan bertemu dengannya," kata Wildan. Pria itu berusaha untuk menurunkan egonya. Tidak ada salahnya juga dia hanya sekedar melihat. Kalau tidak cocok maka dia akan mengatakan ke Papanya untuk tidak melanjutkan pertemuan ini. "Benarkah? Apa kamu mau bertemu Ana?" tanya Mamanya. Sang Papa hanya menyimak saja. Wajah papanya pucat membuat Wildan semakin kasihan. Saat diutarakannya niatan itu wajah Papanya berubah sedikit b*******h. "Iya, Ma," jawab Wildan. "Alhamdulillah, Nak. Makasih sekali ya, Sayang. Semoga saja hati kamu bisa terbuka untuk Ana. Dia itu perempuan yang baik." "Ya, aku hanya akan melihat saja." Wildan mengedikkan bahunya. Berharap kedua orang tuanya tidak akan memaksanya walaupun hanya melihat tidak apa-apa melihat saja. "Wildan. Kamu sungguhan?" tanya Papanya lemah. "Iya, Pa. Semoga setelah aku melihatnya dan mengutarakan pendapatku tentang dia. Papa nggak kecewa dan Papa tetap sehat. Aku mohon jangan jadikan ini beban pikiran. Bagaimanapun ini kehidupanku. Tapi aku akan berusaha untuk menyenangkan Mama dan Papa serta melihat wanita itu." Wildan hanya berusaha seadanya, bagaimanapun dia sungguh sangat mencintai Sherly, perempuan idamannya. Namun dia juga menyayangi kedua orang tuanya. Orang tuanya tidak mungkin menjerumuskan dia. Tidak ada salahnya datang dan melihat perempuan yang dipilihkan orang tuanya untuk dirinya. Hingga Beberapa hari kemudian Wildan pun akhirnya datang ke sebuah Kafe di mana mereka akan bertemu di sebuah Kafe yang cukup terkenal. Mamanya mengatakan sebenarnya Ana tidak mau bertemu di sana. Namun karena ramai juga pengunjung. Ana tak masalah bertemu di sana dengan Wildan. Mama dan Papanya sengaja mengatur pertemuan ini agar mereka bisa saling berbicara satu sama lain dan saling mengenal lebih dekat lagi berharap memang Wildan mau menerima Ana sebagai istri. Dengan setengah hati Wildan menerima nomor telepon wanita bernama Ana tersebut dan menyimpannya karena di sana dia akan menghubunginya untuk tahu di meja sebelah mana wanita itu duduk. Wildan melirik setelah sampai di Kafe. Beberapa orang mampir ke Kafe ini tetapi tidak terlalu ramai pengunjung ada sekitar 6 meja yang terisi. Wildan mencari di mana perempuan itu. Lelaki itu menghubungi Ana. Seorang wanita mengangkat panggilannya. Dia duduk di pojok dan tidak melihat Wildan. Sementara Wildan melihat punggungnya. Dengan rasa malas yang begitu melandanya, akhirnya Wildan menemukan Ana. Sama sekali Wildan tidak tertarik tetapi karena suruhan orang tuanya akhirnya dia berusaha untuk datang juga. Wildan mematikan sambungan telepon. Dia menghubungi Ana hanya sekedar mau tahu di mana perempuan itu berada. "Apakah kau Ana?" tanya Wildan setelah sampai di mana wanita itu duduk. "Iya, saya Ana," sahut sang wanita dengan senyum tipis. Rasa malas menguasai diri Wildan. Dia duduk dengan setengah hati menatap Ana dengan wajah dingin tanpa ekspresi sama sekali. Sedangkan perempuan itu tersenyum tipis membuat Wildan semakin jijik melihatnya. Apakah wanita seperti ini yang akan dijodohkan dengan dirinya? Sama sekali bukan tipenya. Tipe idaman Wildan dan adalah Sherly yang cantik jelita bukan seperti wanita di depannya yang biasa aja bahkan menggunakan pakaian tertutup. Apakah orang tuanya nggak salah menjodohkan? Ana adalah wanita dengan hijab dan pakaian tertutup yang sama sekali tidak Wildan sukai. Tidak ada selera di hatinya untuk wanita di depannya. **

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K
bc

TERNODA

read
198.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
61.1K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook