Bab 29 : Kabur

1217 Kata

“Sialan! Kemana sih dia? ditelponin dari tadi nggak diangkat juga!” Daniel menggerutu, menjejakkan kakinya di tanah dengan kesal. Pria itu kemudian memutuskan panggilan teleponnya ke nomor Abby yang tidak diangkat. Terakhir kali ini, sudah sembilan belas kali dia menelepon namun wanita itu tidak menjawabnya. Padahal sebelum pergi, Daniel berpesan agar wanita itu menjawab teleponnya sewaktu-waktu. Bukan apa-apa, Daniel hanya ingin menghindari tuduhan menelantarkan istri seperti yang sering dituduhkan oleh Siera kepadanya. Karena ucapan ibunya itu juga, Daniel lantas mulai rutin mengerjakan tugasnya sebagai suami meski tidak Ikhlas. Setelah dipikir-pikir, benar apa yang dikatakan oleh Siera jika dia perlu bersikap baik sebentar saja. Hanya beberapa bulan lagi sampai Abby melahirkan. Dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN