Suara bel yang ditekan berkali-kali di pagi itu membuat kehebohan di rumah kantor. Padahal itu hari Sabtu dan masih pagi hari, jam delapan pagi! Hari Sabtu artinya hari bermalas-malasan. Bangun tidur siang, usai sholat subuh lanjut tidur lagi. Itu dulu dilakukan Reino saat Jingga belum tinggal bersamanya di rumah kantor. Ting tong ting tong Kembali bunyi bel yang ditekan berkali-kali, menandakan si tamu tidak sabar, ingin segera dibukakan pintu. Jingga tergopoh ke luar dari kamar. Dia masih memakai baju rumah yang santai, celana kulot selutut, kaos lengan pendek dan rambut tergerai basah, baru selesai keramas. Karena bel yang masih saja berbunyi, membuat Jingga lama-lama menjadi kesal. “Iya, iya sebentar, sabar napa sih? Jadi tamu kok gak sabaran am… at?” Mendadak kekesalan Jingga b

