Part 29

1001 Kata

10 menit berlalu, Andra belum kunjung sadar, maka dari itu papah Maura berinisiatif untuk membawanya ke rumah sakit. Beruntungnya jarak rumah sakit lumayan dekat, papah Maura kira Andra pingsan biasa, ternyata ada peradangan. Orangtuanya dan papah Maura sedang harap-harap cemas di luar ruang ICU. Jangan ditanya bagaimana tangis seorang ibu untuk anaknya. Walaupun kejadian seperti sering terjadi,namun rasa sakitnya masih tetap sama. Karena kasih sayang orangtua memang sepanjang masa, tidak peduli seberapa keras kita, seberapa nakal kita, ketika melihat anaknya terkulai lemah, perasaannya pasti sedih. "Bagaimana keadaan Maura?" Tanya papah Andra. Mungkin lebih tepatnya, menanyakan keberadaan Maura. Akhirnya mau tidak mau, papah Maura harus menceritakan kejadian sebenarnya, secara jelas,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN