"Kamu tidak bekerja?" "Tidak, ini lagi nemenin kamu." "Maksudku, kamu gak ada pekerjaan hari ini emangnya," ucap Manda sembari cemberut. Entah kenapa, semenjak Bintang perhatian padanya, Manda menjadi lebih manja dan senang berekspresi. "Enggak, 2 hari ke depan aku libur juga, kamu mau liburan?" "Mau...eum maksudnya tidak, tidak usah." "Kata orang kata yang pertama kali itu, kata yang sebenarnya." "Kalau orangnya emang latah gimana?" "Kamu kan gak latah hmm." "Iyaiya, aku ingin," "Ok, besok kita pergi," "Kemana?" "Rahasia, nanti kamu pasti suka, aku jamin." Manda hanya tersenyum, Bintang memang begitu. Tercipta untuk menemani kala gelap dan sunyi. Memberikan siappun merasa beruntung bisa melihatnya. Termasuk Manda, Maura dan siapapun yang pernah dibagikan olehnya.

