Part 39

1021 Kata

"Andra!" Teriak Maura saat, dirinya hampir tersungkur ke kepan. Beruntungnya dia, karena memakai sabuk pengaman, ya gimana mau lupa, orang mobil Andra tuh, kalau gak dipake sabuk pengamannya, ada alarmnya. Ok lupakan, itu tidak penting sekarang. Maura membulatkan matanya dengan sempurna. Dia menatap horor ke arah Andra yang sedang mengelus dadanya. Mungkin lelaki itu juga kaget. Mereka saling beradu tatap. Dalam satu tarikan nafas, mereka berkata. "Salah kamu!" Teriaknya bebarengan. Maura diam, Andra diam. Benar-benar seperti kembar siam. Kenapa mereka jadi melakukan hal yang sama secara berbarengan begini. Maura mengalah, dia akan menunggu Andra berbicara lebih dulu. Namun sepertinya lelaki itu tidak niat untuk bicara. Maura menghela nafasnya. Malas sekali berdebat dengan pria keras

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN