36. Rumah Sakit.

1260 Kata

"A-aku, tidak bisa menjawab apa pun. Jangan pikirkan itu sekarang! Kau tidak dengar, dokter tadi bilang apa? Kau harus istirahat dan tidak boleh stres!" Kinan tidak menjawab, dia berbalik badan, sehingga posisinya miring membelakangi Alvaro. Dalam diam, Kinan menangis. Dari ucapan Alvaro sudah jelas, jika semua tidak akan berubah menjadi baik. Semua berawal dari kesalahan, meski dia berharap, tetapi di sini, peran utamanya adalah suaminya. Jika laki itu tak menginginkan pernikahan ini untuk selamanya, lalu dia bisa apa? 'Baiklah, Kinan. Jangan lagi memohon dengan terus merendahkan dirimu! Berdirilah sendiri, karena ada malaikat kecil di dalam perutmu.' Kinan mencoba menguatkan hatinya juga memberikan semangat pada dirinya sendiri. Hari ini rasanya dadanya begitu sesak. Memikirkan janin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN