Tanpa menunggu orang di dalam membukakan pintu, akhirnya dokter dan satu suster masuk ke ruang rawat Kinan. Senyum terukir di bibir dokter cantik itu. "Selamat malam Tuan! Saya hanya memeriksa kondisi Nona dan memastikannya meminum obat." "Malam Dok. Istri saya baru saja meminum obat dan tertidur." "Baiklah, Tuan! Selamat beristirahat." "Sebentar Dok!" Dokter cantik itu menoleh, "Iya?" "Apa besok istri saya bisa diizinkan pulang?" "Kalau keadaannya stabil tentu boleh Tuan. Hanya saja dalam tri semester pertama kehamilan, sebaiknya dua minggu sekali membawanya untuk periksa. Boleh kembali ke saya, atau ke dokter kandungan yang lain," saran sang dokter. "Baik Dok. Terima kasih sarannya." Setelah memastikan semua baik, Dokter kembali ke luar dari ruangan Kinan. Alvaro kembali duduk s

