bc

Playboy Vs Baby

book_age18+
396
IKUTI
1.7K
BACA
drama
comedy
sweet
like
intro-logo
Uraian

Ganteng ? ✅

Keren ? ✅

Segala bisa ? ✅

Tapi jika harus mengurus seorang bayi ? ❌

Awalnya ia bisa mengurus bayi itu karena bantuan dari sahabatnya, Ify. Sahabatnya itu membantu mengurus bayi mungil nya itu.

Karena setiap hari mengurus bayi bersama membuat keduanya menjadi saling menyayangi dan saling nyaman satu sama lain. Perasaan itu pun mulai muncul diantara keduanya.

Namun suatu ketika ada hal yang membuat Ify meninggalkan Rio, tragedi kecelakaan yang dialami Ify membuat Ify memutuskan hal paling sulit dan menyakiti hati semua orang di dekatnya termasuk menyakiti hatinya sendiri, dan karena itu pun membuat Rio membenci Ify.

Namun keadaan semuanya berbalik, setelah Ify memutuskan kembali dan berkumpul lagi bersama fika juga Rio, justru kini seakan mendapat karma bagi ify, bukan ify yang meninggalkan Rio, tapi Rio lah yang akhirnya meninggalkan Ify. Dan itu tidak bisa di bantah oleh Ify maupun Fika. Bagaimana kisah selanjutnya ?

chap-preview
Pratinjau gratis
Playboy Vs Baby (1)
Pagi hari penuh dengan embun meneylimuti, ayam berkokok saking bersautan, dan matahari masih enggan muncul ke permukaan bumi, matahari masih enggan menyinari dunia. Udara dingin di pagi hari membuat siapa saja malas untuk beranjak di atas kasur dan dibalik selimut. Termasuk dengan pemuda tampan yang satu ini. Mario atau yang sering disapa Rio, pemuda tampan yang masih bergulung dibalik selimutnya, menikmati sisa sisa mimpi semalam nya dengan senyum menawan di bibirnya. Berbeda dengan wanita paruh baya yang sedang sibuk grasak grusuk. Wanita paruh baya itu sibuk membereskan rumah dan membangunkan suami juga anaknya. Wanita itu yang tak lain ibu dari Rio, beliau berjala menuju kamar Rio untuk membangunkan sang anak. “Rio bangun nak kamu kuliah pagi ini “ ucap seorang wanita paruh bayah yang sedang membangunkan Rio. Ia mengguncang guncangkan tubuh anak lelakinya. “Bentaar mah Rio masih ngantuk “ jawab Rio kepada sang mamah “Udah jam 6 Yo, kamu ada kuliah pagi kan gimana kalau nanti kamu telat.” ucap mamah Rio dan menarik selimut rio. “Iyaa iya mah Rio bangun sekarang “ ujar Rio dan dengan malesnya bangun dari tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi untuk mandi. Sang mamah hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak lelaki satu satunya itu.                                      *********   “Teman teman semua kami butuh bantuan dari kalian semua untuk dana sumbangan ini ya “ ucap seorang wanita cantik berdagu tirus yang sedang berbicara di depan teman temannya . Namun tiba tiba “Waw gadis kampung lagi pidato hahaha” ledek Seorang lakilaki yang tak lain adalah “Eh Yo loe tuh yah ga ada bosen bosennya ngajak ribut ama gua .” yaps lelaki tadi adalah Rio . Kini Rio telah berada di kampusnya dan mengganggu teman cewenya.   “Yee serah gue dong ,” jawab Rio tak mau kalah dan menatap remeh ke arahnya   “Yahh serah deh,” Ucap Seorang wanita tersebut .                                                                           ********* "Apa mah ? Mamah sama papah mau pergi ke Jogja ninggalin Rio sendiri disini?" Kaget Rio, yang mendengar bahwa orangtuanya akan pergi ke jogja. "Iya, mamah sama Papah mau ke Jogja, sebelum kamu selesain masalah nya sama sion mamah gabakal pulang , mamah mau pulang setelah urusan kamu selesai , mamah kasih waktu 10 hari."Jelasnya "Tapi mah, Rio itu di fitnah sama Sion , Rio ga lakuin itu ko mah." Bantah Rio "Denger Yo, tadi ada polisi dateng kesini , mama gamau ada polisi lagi, sebaiknya cepat cepat kamu selesaikan masalah ini, mama sama papa pergi dulu." Pamit mamah Rio.  Rio hanya bisa memandang kepergian Mama dan Papanya dalam diam. Ya Rio di fitnah oleh temannya bernama Sion, akibat balap motor liar dan Sion yang babak belur membuat Sion melaporkan Rio kepada polisi. Namun karena Rio tidak bersala jadi Rio pun meminta penangguhan dan meminta pengacara keluarga untuk membantu karena ini sudah mencoreng nama baiknya. Rio bisa membuktikan kalau itu bukan salahnya.                                                                             *****  OAAAKKKK OAAAKK OAAAKKK "Suara apa tuh?, ko kaya bayi ya?" tanya Rio kepada dirinya sendiri.   OAAAKKKK OAAAAKKK OAAAAKK "Wah jangan jangan bener lagi itu suara bayi, tapi bayi siapa malem malem gini?" bingung Rio, krena merasa penasaran Rio pun keluar untuk melihat dari mana asal suara bayi tersebut. pada saat pintu terbuka Rio pun kaget, mata nya terbelalak. "Heh? Bayi? bayi siapa ini? kok bisa ada disini sih?" bingung Rio "Aduh gimana dong ini , hey bayi lu anaknya siapa sih?kok bisa ada di depan rumah gua?" celoteh Rio. "Gue tinggalin aja kali ya? tapi kasian ni bayi kalo gue tinggal " lagi lagi Rio berceloteh nggak jelas "Bodo ah gua bawa masuk aja dulu kali ya."Akhirnya Rio pun membawa masuk sang bayi. "Haduuhhh belum juga satu masalah selese, inibudah nambah masala lagi. Mana mamah sama papah udah pergi ke Jogja, gua mana tau urus bayi gimana. Mau guakemanain ya ini bayi" Tanpa Rio sadari tidak jauh dari sana di balik pohon ada yang memperhatikannya seorang wanita seumurannya. Tersenyum seraya memegang dadanya lalu berbalik meninggalkan pekarangan rumah Rio.                                 ******  Karena kebingungan harus melakukan apa dan benar bear blank tidak tau harus apa, Rio yang polos pun memutuskan untuk menelfon sahabatnya. Gabriel. Rio menelfonnya untuk meminta saran dan bantuan. "Hallo Yel, lu kesini dong please. gue butuh bantuan loe." Seru Rio di telfon yang saat itu sedang menelfon Gabriel. "Ada apa Yo?" "Gue nemu bayi di depan rumah gua Yel." "Ha? Bayi? bayi lu Yo? ama mantan lu yangkeberapa?" "Anjrit ! ngaco lu . ya enggaklah ! udah deh mending sekarang loe kesini . Cepet!" "Iyaa iyaa gua kesana sekarang" Rio menaruh handphone nya dan melihat ke arah sang bayi. Bayi yang dibungkus dengan kain lucu berwarna pink.                                                               *******   "Eh yo, bayi siapa sih ini?" Tanya Gabriel yangsaat itu sudah nyampe di rumah Rio. "Gua juga gatau Yel." Jawab Rio "Anak lu kali Yo, liat deh mukanya mirip sama loe tau." Selidik Gabriel "Jangan ngomong sembarangan lu Yel, enak aja." "Ya kali aja gitu, loe kan PLAYBOY Yo." TudingGabriel "Meskipun gua Playboy tapi gua gapernah lakuin macemmacem ama mantan mantan gua Yel, yah paling cuman sekdear cium bibir doang." "Yakin lu? tapi mukanya mirip lu Yo, coba deh lu ingetinget lagi" "Gue yakin Yel, gue gapernah macem macem amamereka." "hmm gini aja deh, gimana kalo bayi ini kita bawa ke rumah dea mantan lu, dia kan udah berkeluarga siapa tau aja ini bayi punya dia." "hmmm yaodah deh ayoo" Gabriel dan Rio pun pergi menuju kerumah Dea mantan Rio.sesampai nya di Rumah Dea, Rio langsung mengetuk pintu rumah Dea dan meninggalkan bayi tersebut disana namun sebelum Ro dan Iyel beranjak pintu terburu kebuka. "Rio? woyy lu naruh bayi siapa ini? jangan kabur loe yo." Teriak Dea "hmmm itu bayi loe bukan de" ujar Rio berbalik arah kembali "Heh? maksud loe? gue buang bayi gue sendiri gitu?" "iya siapa tau aja loe buang bayi loe di depan rumah gua kan" "Jangan asal ngomong lu yo, itu bukan bayi gue. guegamyangka apa itu bayi loe sama mantan mantan loe yang laen lagi. dasar Cowo b******k, PLAAAAKKKK " tuding Dea dan langsung menampar pipi Riio."Pergi loe sana jangan ganggu gue" usir Dea . Rio pun beranjak dari sana . "Aduh Yel, kalo ini bukan bayi Dea terus bayi siapa dong?" Ujar Rio "Hmm gatau Yo, gini deh gimana kalo besok gua kumpulin mantan mantan loe. kita tanya satu satu siapa tau aja anak ini anak dari salahsatu mereka." "ide bagus. yaudah tolong hubungin mereka ya. gua males." Serah Rio.                                                               *******   "Udah deh, bantuin gue nih bayi di gimanain? jangan nuding gua mulu loe Yel." kesel Rio "Oaaakk Oaaakk" bayi perempuan ktubterus saja menangis dan kedua lelainitu bingung entah maunya apa itu bayi. "yahh tuh kan malah nangis." Ucap Rio frustasi mengacak rambut nya kasar. "Dede bayi, kenapa kamu? cup cup yaa jangan nangis,dicini ada papi Lio tuh" Bujuk Gabriel "Eh Yel gausah pake Papi papi segala ya, itu bukan anak gua." Ujar Rio seraya melotot "Bawel lo yo diem deh, nih bayi ngompol." "Hah? terus?" Tanya Rio dengan polosnya. "Aduh begeee, ya lu genti lah popoknya." "Popok? ogah gua yel bau" "yaelah Yo, kasian nih bayi udah sana gentiin aja." "Loe aja yang ganti deh Yel." "Gimana sih, yaudah mana sini popoknya. dasar bapak gak bertanggung jawab loe Yo" Ceplos Iyel mengambil alih untuk mengganti popok bayi itu.                                                               ******   Keesokan harinya Bayi kecil itu sudah merengek rengek kepada Rio, karena Rio bingung akhirnya Rio memutuskan untuk menghubungi Iyel dan meminta bantuannya kembali. “Aduh Yo, ko lu ke gua mulu sih, gua juga kan bingung ini bayi mau apa, mending lu telfon Ify aja deh suruh dia kesini” usul Iyel “Ha? Ify ? ogah, ntar gua di ledek ama dia “ tolak Rio “eh item, emangnya loe mau ngurus nih bayi sendirian? Kalo gue sih ogah.” Sungut Iyel “Iya juga sih, gua juga ogah, yaudah iyaa gua telfon ify suruh kesini.” Akhirnya dengan malas malasan Rio menghubungi Ify yang tak lainadik dari Gabriel. Tak menunggu lama telfon itu pun di angkat oleh seorang wanita yang tak lain adalah Ify. ‘Hallo?’ suara di sebrang sana yang tak lain adalah Ify ‘Hallo fy? Fy lu dimana ?’ ‘di tempat kerja lah, kenapa?’ ‘lu bisa bantu gue gak ? pleasee’ ‘Bantu apaan?’ ‘Lu ke rumah gue sekarang ya, disini ada kaka lu juga ko’ ‘ke rumah lu? Ogah gua. Siapa? Kak iyel ?’ ‘yahh Fy, ayolah kali ini aja bantu gue, iya lah iyel siapa lagi’ ‘bantu apaan sih emangnya?’ tanya Ify penasaran di sebrang sana ‘makanya lu kesini aja dulu ya?’ ‘iya iya ntar gue ke rumah lu’ ‘nahh gitu dong, Ify baik deh’ puji Rio ‘Baru tau loe gue baik? Kemana aja’ Sinis Ify ‘yayaya kali ini gua ngalah, udah dulu ya ‘ Rio punmemutuskan sambungan telfonnya                                                                             ****** Tak butuh waktu lama akhirnya Ify sampai di rumah Rio, dia melihat mobil sang Kakak yang jelas terpampang di parkiran halaman rumah Rio.Ify pun memutuskan untuk memasuki rumah Rio . “RIIOOOOO LOO DIMANAA?” teriak Ify “GUUEE DI KAMAR LO KESINI AJA” teriak Rio. Ify pun langsungberjalan menuju kamar Rio “Ngapain sih lu nyuruh gue kesini?” Tanya Ify saat dirinyavtelah berada di kamar Rio. Ify menyerngitkan dahinya saat melihat Rio tenghamenggendong Bayi. “Lo ? lo gendong anak siapa? Anak lo Yo? “ Tanya Ify terkejut . Rio sontak membelalakan matanya “Enak aja loe! Ini bukan anak gue” ujar Rio sewot “Lah? Terus anak siapa dong? Ngapain lo gendong tuh bayi?”tany Ify sekali lagi keherenan “Gini Fy, ini bayi dari tadi nangis terus lo tolong diemin bayi ini ya, lo kan cewek pasti tau gimana cara diemin bayi. Kalo masalah ini bayi siapa gue juga ngga tau, gue juga awalnya mikir ini anaknya si peseksoalnya muka dia sama nih bayi mirip tapi dia tetep kaga mau ngaku ,” jelasIyel dan dengan refleks Rio menoyor Iyel “Apaan sih lo Yo” sahut Iyel , Rio hanya mendelik ke arah Iyel “Yaudah sini gue gendong aja,” ujar Ify. Rio pun menyerahkan sang bayi kepada Ify “Cup cup cup, kamu kenapa sayang? Jangan nangis yaa,” ujar Ify seraya menggendong bayi tersebut OAAAK OOAAAK bayi itu terus menerus menangis, “Yo, kayanya bayi ini laper deh,” ujar Ify kepada Rio “Lah? Terus? Gue harus apa?” Tanya Rio dengan muka O’on “Loe bikini s**u lah buat nih bayi, buruan kasian “ ujarIfy. Rio yang masih linglung namund engan segera membuatkan s**u untuk sangbayi. “Cup cup bentar ya sayang, kamu haus yaa laper ya,” ujar Ify kepada sang bayi dengan lembut “Nih susunya,” ujar Rio seraya menyerahkan sebotol susukepada Ify “Ini ini tayang Susunya,” Ify pun memberikannya kepada bayiitu dan dengan lahap bayi itu mengisap s**u yang ada di botol itu. “Tuh kan dia haus laper, lo sih kasian nih bayi kelaperan,”caci Ify kepada Rio “Yee gue pan kaga tau neng,” ujar Rio “Lo cocok Fy jadi ibu dari bayi itu, lo nikah aja gih sama Rio,” ceplos Iyel “HAH?!!” ujar Rio dan Ify secara bersamaan dengan wajah yang bisa dibilang o’on. “Tuh kan kompak, udah kaya suami istri.” Ceplos Iyel lagi seraya memandang takjub keduanya. “NGOMONG SONO SAMA TEMBOK!” ujar RiFy barengan serayamenoyor kepala Iyel . Iyel hanya memajukan bibirnya kedepan “Sialan” gerutu Iyel “Eh Yo, lo udah ngasih nama anak lo?” Tanya Ify serayatersenyum ke arah bayi “Heh, dia bukan anak gue! Nama? Emang harus ya di kasih namasama gue?” Ujar Rio sewot “Yaaa, terserahlah ini anak siapa. Iya lah lo harus kasihnama.” Ujar Ify “lo aja deh yang ngasih nama Fy, serah dah mau apa juga”ujar Rio “Oke, gue kasih nama ini anak Fika” Ujar Ify “Yaa terserah” ujar Rio tak peduli “Fika haus ya sayang, kasian kamu nak,” ujar ify layaknya seorang Ibu kepada anaknya “Eh Yo, gimana kalau besok aja lo kumpulin semua mantan-mantan lo, siapa tau ini anak dari mereka,” ujar Iyel “Iye dah yel,” Ujar Rio dengan pasrah. Dia melihat Ify yangsedang menggendong Fika , seperti Ibu yang sedang menggendong buah hatinya,secara tidak sadar ujung bibir Rio terangkat tersenyum melihat pemandangan didepannya itu. namun cepat cepat ditepis oleh Rio, Rio terus menggelenggelengkan kepalanya.                                                                                       ####### Sekarang di rumah Rio tengah berkumpul wanita wanita cantikyang notabanenya bisa dibilang semua wanita ini adalah mantan mantan kekasih Rio. “ 50,51, 52, 53, 54, 55 ..… “ujar Iyel takjub saatmenghitung mantan Rio yang ada di hadapannya sekarang. “Yo, mantan lo ada 55 dan ini ada yang kaga hadir,” ujar Iyel takjub “Ngapa lo?” Tanya Rio dengan raut muka santai “Cepet deh Yo, lo ngapain sih manggil kita kesini, “ ujarsalah satu mantan Rio “Sabar sabar ,” ujar Rio “ada apa sih? Itu bayi siapa? Bayi lo Yo, ck hebat juga lo,”ujar dari mantan Rio yang lainnya “Justru itu, gue gatau ini anak siapa. Siapa tau aja inianak dari salah satu kalian?” Tanya Rio dengan wajah polos “Maksud lo diantara kita ini ada yang buang bayi gitu?”ketus salah satu mantan Rio . Rio meneguk ludahnya sendiri “mampus lo Yo,” celetuk iyel pelan “Lo itu emang b******k ya Yo,” ujar salah satu mantan Rio PLLAAAK dan menampar Rio . Iyel yang melihat itu hanyamelongo tak jelas “Lo gak ngakuin anak lo,? Anak dari yang mana dan siapa lagiHa?” Tanya mantan Rio yang lain dan PLLAAKK . Rio mendapat satu tamparan lagidari mantannya itu “Gue gak nyangka sama lo Yo,” ujar mantan Rio yang lain dan PLAAAKK . lagi lagi Rio mendapatkan tamparan. Dan seterusnyaRio mendapat tamparan, pukulan, tonjokan atau semcamnya dari sang para mantan,sebelumnya tak lupa mereka mencaci maki Rio, hingga semua mantan Rio benarbenar habis dan benar benar lenyap dihadapan Rio dan Iyel. Selama kejadian ituberlangsung Iyel tak henti hentinya melongo “Yo, lu masih hidup kan?” Tanya Iyel menatap kasihan kepada Rio. Bisa dilihat wajah Rio bengap seperti telah di keroyok . Rio bukannya menjawab ,melainkan dia hanya melongo tak percaya dan meringis kesakitan “Gila, mantan lo semua ganas ganas ya,” ujar Iyel takjub.Rio sontak menoyor kepala Iyel “Bukan saat nya lo untuk takjub, tolongin gua bego sakit nih,” ujar Rio “Eh eh ? iya iya Yo, ayok gue obatain” ujar Iyel tersadar dari ketertakjubannya. Iyel pun membantu Rio untuk mengobati hasil dari karya mantan mantan Rio. ***  Lanjut bab2 ya...

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

KISSES IN THE RAIN

read
58.1K
bc

The Naughty Girl

read
101.3K
bc

Sekretarisku Canduku

read
6.6M
bc

Mafia and Me

read
2.1M
bc

Sweet Sinner 21+

read
919.2K
bc

Because Alana ( 21+)

read
364.3K
bc

Undesirable Baby (Tamat)

read
1.1M

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook