Sama seperti Rio, Ify pun sama sakitnya. Dadanya kini sesak, bahkan sangat sesak saat mengetahui Rio telah mempunyai pengganti dirinya, bahkan wanita tadi sangat sempurna di mata Ify. Kelvin melirik Ify di sela-sela menyetir. Lengan kiri nya yang bebas memegang lengan Ify berusaha menguatkan. "Fy" lirih kelvin Ify menatap Kelvin dan tersenyum. Lengannya menangkap lengan Kelvin yang ada diatasnya lengannya. "Aku gapapa Kelv" "Jangan bohong Fy, kamu gabisa bohongin aku. Aku tahu kamu ga baik-baik aja, hati kamu lagi sakit" Kelvin meremas jemari ify memberi kekuatan pada gadis yang disukainya itu. Ya, Ify tahu ia tak bisa membodohi lelaki disamping nya ini, Kelvin bisa langsung merasakan apa yang di rasakan Ify. Ify selalu gagal membohongi Kelvin. "Hati aku sakit Kelv, kenapa har

