Jam pulang sekolah telah berbunyi sedari tadi, membuat semua siswa berhamburan keluar kelas meninggalkan sekolah. Tak terkecuali dengan Daisha yang sudah siap ingin pulang. "Nih, helmnya." ucap Daffa memberikan helm bewarna coklat itu. "Masih bagus aja helmnya." ucap Daisha seraya mengenakan helm favoritenya dulu saat masih berstatus pacar Daffa. "Tahu gak kalo dulu gue kangen sama lo, gue pelukin helm itu. Sampe-sampe tiga hari sekali gue cuci pake Rinso." Daisha mengendus bau helm itu, benar saja, aroma bunga-bunga langsung tercium begitu saja. "Hmm, harumnya." ucap Daisha kagum. Daffa hanya tersenyum bagga mendengarnya. "Jadi dimana sekolahnya?" tanya Daffa pada Daisha setelah prempuan itu menaiki motornya. "Gak jauh kok. Jalan aja dulu, entar gue kasih tahu kalo udah deket." Tad

