DPD-20

953 Kata

"Gue bosen sama lo, Daisha." Daisha terdiam di bangku taman, otaknya memproses semua perkataan Daffa dengan hati-hati. Takutnya jika ada kata yang Daisha salah artikan. Setelah menurutnya tahu arti perkataan Daffa. Gadis itu menoleh, menatap Daffa yang kini seolah tak mempunyai beban. "Bosen, bosen sama apa?" tanya Daisha pelan. "Bosan sama tamannya -batin Daisha. "Bosan dengan hubungan ini," ucap telak Daffa. Membuat Daisha tergagap, seolah hatinya baru saja dipukul palu godam yang menghancurkan hatinya berkeping-keping. "Lo pikir, gue mainan? Setelah lo bosan, bisa lo tinggalin," ucap Daisha tertahan emosi. Sekaligus menjaga agar air matanya tidak turun tanpa izin yang kini tengah tergenang dipelupuk matanya. "Apa alasannya?! Gue kira lo beda, ternyata lo sama aja, sama-sama b*****

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN