DPD-11

1058 Kata

"Dai, bantu gue buat nembak cewek." Deg. Daisha membeku ditempat, mulutnya tiba-tiba saja kaku untuk berucap. Otaknya kini hanya mengulang kata 'nembak cewek' terus menerus, seolah kata itu sangat sulit diartikan. Belum lagi, dadanya yang seperti baru saja dipukul oleh palu godam yang menghancurkan hatinya, berkeping-keping. Daisha masih menatap Daffa, lelaki itu masih saja menatap dirinya dengan pandangan berharap seolah Daisha dapat membantunya. Bayangkan saja membantu orang yang di cintai untuk mendapatkan cinta yang lain, begitu sakit. Sangat-sangat sakit. "Ma-makud lo Daf?" tanya Daisha memastikan pendengarannya masih baik. Daffa tak menjawab, ia menganggukan kepalanya sebagai jawaban. "Lo mau nembak cewek?" ulang Daisha lagi. Daisha mengharapakan ini sebuah lelucon seperti di T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN