Raga begitu tegang saat duduk berhadapan dengan seorang penghulu. Semalaman dia sudah berlatih cara melafalkan Ijab Qabul tapi masih aja merasa gerogi. Terutama karena Kim nggak ada di sana, masih disembunyikan sampai prosesi sakral itu disebut sah. "Bagaimana saksi, sah?" Tanya penghulu kepada beberapa orang yang berperan sebagai saksi pernikahan. "Sah!" "Alhamdulillah..." Semua mengucapkan syukur karena akhirnya proses menegangkan ini telah dilalui. Meski harus mengulang hingga tiga kali, tapi Raga bisa bernafas lega juga. Tak lama setelah itu, pengantin perempuan yang paling ditunggu-tunggu pun didatangkan untuk melengkapi proses tersebut. Kim disuruh duduk bersebelahan dengan Raga. Sesaat mereka berdua melupakan keberadaan orang-orang yang ada di sana, saling bertatapan penuh arti
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


