Di persidangan, Kim lebih banyak diam dan cuma duduk doang memantau. Dia meminta izin untuk menyerahkan pledoi kali ini ke partnernya lantaran kondisi kesehatannya yang sedang memburuk. Dari tempatnya duduk, mata Raga selalu memperhatikan Kim. Walau sesekali dia masih fokus pada persidangan, tapi dia juga nggak bisa mengalihkan pikirannya dari Kim. Ada rasa bersalah karena menampar Kim kemarin dan Raga jadi berpikir Kim sakit karena tamparan itu. Tapi Raga sulit untuk memastikannya, karena sejak tadi Kim cuma menunduk dan menulis-nulis di kertas, dia nggak bisa melihat dengan jelas wajah cewek itu. Persidangan akhirnya ditunda kembali. Pihak terdakwa meminta waktu untuk mengajukan Eksepsi. Padahal sudah jelas kalau semua tuduhan sudah sangat memberatkan terdakwa, tapi sepertinya kuasa hu

