Dear diary, Today i am graduated. Alexandria tersenyum senang sesaat setelah ia menorehkan tinta pulpennya itu di buku diarinya. Buku diari itu memang sudah usang, entah sudah berapa lama Alexandria tidak menuliskan apa – apa di buku itu. Tetapi, untuk hari ini ia harus menuliskan hal terpenting dalam hidupnya. Sesuatu yang sudah ia tunggu sejak awal. Lulus tepat waktu adalah salah satu dari sekian banyak impiannya. “Kau sudah siap?” Alexandria berbalik hanya untuk menatap Sean yang berada di ambang pintu kamarnya. Pria itu sangat tampan dengan jas yang melekat pas di tubuhnya. Alexandria mengangguk dan tersenyum. Ia membetulkan gaun yang ia pakai—gaun yang diberikan oleh Alesya Wijaya padanya beberapa minggu yang lalu, gaun yang dipakai oleh ibunda Sean Wijaya saat kelulusannya. Entah

